Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Saturday, February 5, 2022

Hadits-hadits Mengalirkan Karakter (3)

Karakter Sehat dan Bermanfaat

1.   Sehat

Shahih Ibnu Hibban 671: Makhul di Beirut, Ibnu Salm dan Ibnu Qutaibah mengabarkan kepada kami, mereka berkata, Abdullah bin Hani' bin Abdurrahman bin Abu Ablah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ayahku menceritakan kepada kami, ia berkata, Ayahku menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibrahim bin Abu Ablah menceritakan kepada kami dari Unimu Ad-Darda', dari Abu Ad-Darda', ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَصْبَحَ مُعَافًى فِي بَدَنِهِ، آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا‏.‏

 Barang siapa yang memasuki pagi hari dalam keadaan sehat badannya, aman dirinya, —danmemiliki panganan untuk harinya, maka seolah-olah dunia telah diberikan kepadanya:

2.    Bermanfaat

 Shahih Muslim 4816: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Ibnu Numair mereka berdua berkata: telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Idris dari Rabi'ah bin 'Utsman dari Muhammad bin Yahya bin Habban dari Al A'raj dari Abu Hurairah dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

'Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta 'ala daripada orang mukmin yang lemah. Pada masing-masing memang terdapat kebaikan. Capailah dengan sungguh-sungguh apa yang berguna bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla dan janganlah kamu menjadi orang yang lemah. Apabila kamu tertimpa suatu kemalangan, maka janganlah kamu mengatakan: 'Seandainya tadi saya berbuat begini dan begitu, niscaya tidak akan menjadi begini dan begitu'. Tetapi katakanlah: 'lni sudah takdir Allah dan apa yang dikehendaki-Nya pasti akan dilaksanakan-Nya. Karena sesungguhnya ungkapan kata 'law' (seandainya) akan membukakan jalan bagi godaan syetan.'"

Musnad Ahmad 1642: Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair dan Ya'La, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Hajjaj yaitu Ibnu Dinar Al Wasithi, dari Syua'ib bin Khalid dari Husain bin Ali berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ قِلَّةَ الْكَلَامِ فِيمَا لَا يَعْنِيهِ

"Sesungguhnya diantara tanda baiknya keIslaman seseorang adalah sedikit berkata dalam hal yang tidak berguna baginya."

Shahih Bukhari 974: Telah menceritakan kepada kami Muhammad -yaitu Ibnu Muqatil Abu Al Hasan Al Marwazi- berkata: telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah berkata: telah mengabarkan kepada kami 'Ubaidullah dari Nafi' dari Al Qasim bin Muhammad dari 'Aisyah, bahwa

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat hujan, maka beliau berdoa: ALLAHUMMA SHAYYIBAAN NAAFI'AN (Ya Allah, jadikanlah hujan ini bermanfaat).


dikutip dari kitab mengalirkan karaktar

Thursday, April 2, 2020

Mencegah Virus Corona


Mencegah Virus Corona


Dalam menyikapi berita mewabahnya virus Corona ini, seharusnya setiap muslim segera kembali kepada Allah, menggantungkan urusannya kepada Allah.
Bersyukur lah kepada Allah diselamatkan dari penyakit tersebut, dan mohonlah perlindungan kepada-Nya.

Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلاءٍ فَقَالَ : الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا إِلَّا عُوفِيَ مِنْ ذَلِكَ الْبَلَاءِ كَائِنًا مَا كَانَ مَا عَاشَ

Barangsiapa melihat seorang tertimpa bala’ (musibah), kemudian dia berdoa:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا

_Alhamdulillahi lladzî 'âfânî mimmabtalâki bihi wa fadhdholanî 'alâ katsîrin mimman kholaqo tafdhîlan._

_“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari apa yang Engkau timpakan kepadanya (berupa penyakit), dan (segala puji bagi-Nya) yang telah melebihkan aku atas hamba-hambanya”_

_"Melainkan ia diselamatkan dari bala tersebut, apapun hal tersebut selama dia hidup."_

Hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi
Kitab: Doa
Bab: Doa jika melihat orang yang terkena musibah.
no.3353 (versi Al Alamiyah), no 3431 (versi Maktabah Al Ma'arif)

Dalil keutamaan menjadi ahlul masjid dalam menghadapi wabah

*Kumpulan Nash tentang Keutamaan menjadi Ahlul Masjid menghadapi Wabah*

Nash 1:
Dari Anas bin Malik رضي الله عنه,  Rasulullah ﷺ  bersabda:
إِنَّ اللهَ تَعَالَى إِذَا أَنْزَلَ عَاهَةً مِنَ السَّمَاءِ عَلَى أَهْلِ الأرْضِ صُرِفَتْ عَنْ عُمَّارِ الْمَسَاجِدِ
"Sesungguhnya apabila Allah ta'ala menurunkan penyakit dari langit kepada penduduk bumi maka Allah menjauhkan penyakit itu dari orang-orang yang memakmurkan masjid."
Hadits riwayat Ibnu Asakir (juz 17 hlm 11) dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232).

Nash 2:
Dari Anas bin Malik رضي الله عنه  Rasulullah ﷺ  bersabda:
إِذا أرَادَ الله بِقَوْمٍ عَاهَةً نَظَرَ إِلَى أهْلِ المَساجِدِ فَصَرَفَ عَنْهُمْ
"Apabila Allah menghendaki penyakit pada suatu kaum, maka Allah melihat ahli masjid, lalu menjauhkan penyakit itu dari mereka."
Riwayat Ibnu Adi (juz 3 hlm 233); al-Dailami (al-Ghumari, al-Mudawi juz 1 hlm 292 [220]); Abu Nu'aim dalam Akhbar Ashbihan (juz 1 hlm 159); dan al-Daraquthni dalam al-Afrad (Tafsir Ibn Katsir juz 2 hlm 341).

Nash 3:
Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه  berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
يَقُولُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: " إِنِّي لَأَهُمُّ بِأَهْلِ الْأَرْضِ عَذَابًا فَإِذَا نَظَرْتُ إِلَى عُمَّارِ بُيُوتِي والْمُتَحَابِّينَ فِيَّ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ صَرَفْتُ عَنْهُمْ
Allah عز وجل  berfirman: "Sesungguhnya Aku bermaksud menurunkan azab kepada penduduk bumi, maka apabila Aku melihat orang-orang yang meramaikan rumah-rumah-Ku, yang saling mencintai karena Aku, dan orang-orang yang memohon ampunan pada waktu sahur, maka Aku jauhkan azab itu dari mereka."
Riwayat al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman [2946].

Nash 4:
Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه  berkata, Rasulullah ﷺ  bersabda:
إِذَا عَاهَةٌ مِنَ السَّمَاءِ أُنْزِلَتْ صُرِفَتْ عَنْ عُمَّارِ الْمَسَاجِدِ
"Apabila penyakit diturunkan dari langit, maka dijauhkan dari orang-orang yang memakmurkan masjid."
Riwayat al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman [2947]; dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232). Al-Baihaqi berkata: "Beberapa jalur dari Anas bin Malik dalam arti yang sama, apabila digabung, maka memberikan kekuatan (untuk diamalkan)"   

Empat hadits di atas memang berstatus dhaif namun semuanya saling menguatkan yang bisa kita jadikan hujjah untuk kembali memakmurkan masjid.

Nash 5:
Ini merupakan nasihat dari Al-Imam al-Sya'bi, ulama salaf dari generasi tabi'in, berkata:
كَانُوا إِذَا فَرَغُوا مِنْ شَيْءٍ أَتَوُا الْمَسَاجِدَ
"Mereka (para sahabat) apabila ketakutan tentang sesuatu, maka mendatangi masjid."
Al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman (juz 3 hlm 84 [2951]).